Minggu, 30 September 2012

Seseorang akan menjadi KAMU, nantinya

Mungkin aku terlalu kecil jika harus bicara hal besar, semacam cinta. Tapi, diatas dunia Tuhan telah meletakkan kita bersama pada suatu hari yang disebut bahagia. Lalu kita akan menjaga lingakran yang kita genggam dengan hangat. Lingkaran kecil yang membuatku bertahan duduk memandangimu dengan 1 kata dalam fikirku... ”cinta”.  
Itu semua hanya anganku saat kata itu mulai berlari-lari di atas kepalaku. Aku disini masih sendiri. Tanpa ada seorang masa depan yang akan selamanya bertahan denganku. Selama ini aku masih sering bertanya, siapakah yang akan menjadi kamu” untuk seorang aku” dalam kurun waktu selamanya?
Dan sebelum ”kamu” datang, aku ingin berteduh disini, sendiri. Lalu aku pahami isi dunia yang Telah Tuhan ciptakan. Aku coba mengerti satu per satu takdir yang telah berjalan. Aku dengarkan nyanyian merdu dari ayat-Mu hingga ku tak mampu menampung airmata ini. Mengalirlah sudah bersama derai luka yang ku terima saat aku melepas dia untuk berlari. dia adalah orang yang tak meminta apa-apa, tapi aku mau memberikan segala-galanya. dia adalah seseorang yang tak pernah kupilih. Namun, cinta sendiri yang membawaku berteduh dalam hatinya.


Aku mengerti, cinta tak selalu sejalan. Cinta tak selalu memiliki aturan yang sama. Tapi Tuhan memiliki cara untuk mendekatkan kita nantinya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar