Minggu, 22 Juli 2012


Selamat malam sayang, aku datang tanpa satupun kecuali sayangku terhadapmu.  Lagi-lagi ku merindukanmu seperti saat malam-malam sebelumnya dalam hariku. Sayang, kamu pasti sudah terlelap. Aku tau. Dan aku sengaja mendatangimu malam ini bukan untuk mengganggu tidurmu. Tetaplah kau terlelap dan bermimpi dihangatnya malammu. Aku hanya ingin melihatmu baik-baik saja malam ini. Dan sejenak untuk melepas rindu yang selalu kusimpan baik-baik dalam relung jiwaku. Sayang, aku makin lemah dan lemah saat melihatmu berlari menjauh. Memang aku bukan seorang yang kuat, tapi aku yakin hatiku masih dan  akan selalu mampu untuk menjaga perasaan ini baik-baik. Nyatanya rinduku masih tersimpan rapi dan hanya untukkmu sayang. Memang aku teramat menyayangimu sampai-sampai aku lupa bahwa menjadi kekasihmu itu hanyalah harapan saja, dan sepertinya tak akan menjadi kenyataan. Sebenarnya aku tau akan hal itu sejak dulu. Namun, hatiku mengajakku untuk selalu sabar menunggumu walau kau tak kunjung datang padaku. Aku akan selalu menunggumu sampai kau berhenti di hadapanku. Sepertinya aku akan selalu melakukan ini di malammu, mendatangimu diam-diam tanpa ada seorangpun yang tau. Biarlah Tuhan dan aku saja yang mengetahuinya. Dan hatimu yang kan merasakannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar